Genre-Based Approach dan Genre-Based Instruction?

Masih seputar diskusi pembelajaran bersama bu Helena, ini adalah salah satu pertanyaan yang sangat penting untuk dipahami

Q: Bu, apa bedanya genre-based approach dan genre-based instruction?

A: Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu secara jelas mendefinisikan istilah2 teknisnya. Sebuah approach (pendekatan) adalah sebuah filosofi atau mindset yang ‘mengontrol’ apa pun yg kita lakukan. Maka sebuah approach (termasuk GBA) tidak dapat langsung diobservasi.

Pada tataran ‘di bawahnya’ ada method yang sifatnya prosedural. Artinya, agar kita bisa menjamin tercapainya tujuan pengajaran (misalnya tujuannya ‘mendeskripsikan) maka kita perlu merencanakan prosedur atau pentahapan. Dalam GBA, ini disebut curriculum cycle (spoken and written) dan stages (building knowledge of the field, modeling of text, joint construction, independent construction dan bisa juga diteruskan dengan connecting with other text type, publishing, networking).

Di dalam cycles and stages terdapat berbagai kegiatan yang dapat diamati langsung. Kegiatan ini disebut technique. Misalanya, dalam BKOF guru menerapkan sejumlah teknik untuk menjelaskan grammar, vocabulary dll.

Singkatnya, sebuah instruction yang genre-based pasti menggunakan GB approach, GB method, dan teknik2 yg GB oriented. Kata instruction bisa ditafsirkan secara berbeda-beda, maka alangkah baiknya kalau digunakan terminologi teknis: approach, method dan techniques.

Semoga membant

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s