Belajar Dari Zang Dha

..

Tahun 2006, seorang anak bernama Zhang Da mendapat penghargaan dari pemerintah China karena telah melakukan “Perbuatan Luar Biasa.” Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil.

1000470_262163380589859_813149105_n
Zhang Da sejak berusia 10 tahun sudah ditinggal pergi ibunya karena ia tidak tahan hidup bersama suaminya yang sakit-sakitan, lumpuh dan miskin. Kondisi ini memaksanya memikul tanggung jawab berat. Ia harus sekolah, bekerja dan mengurus ayahnya.

Dari rumah ke sekolah ia berjalan kaki melewati hutan kecil. Untuk sarapannya, Zhang Da memakan biji-bijian, jamur dan buah-buahan yang ia temukan. Usai sekolah, ia bergabung dengan tukang batu untuk membelah batu dan memperoleh upah. Upahnya digunakan untuk membeli beras dan obat-obatan ayahnya.

Zhang Da memapah ayahnya ke kamar mandi, memandikan, membuat bubur, dan segala urusan lainnya. Ia belajar mengenai obat-obatan dari sebuah buku bekas yang ia beli. Zhang Da juga menyuntik sendiri ayahnya berhubung biaya berobat yang mahal dan tempat berobatnya yang jauh.

Kemampuannya menyuntik itu didapat ketika ia memperhatikan seorang perawat memberikan suntikan kepada pasiennya. Dari situ, ia belajar sampai terampil menyuntik ayahnya sendiri.

Ketika para pejabat, pengusaha, artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan tertuju kepadanya, pembawa acara bertanya, “Zhang Da, sebutkan apa saja yang kamu inginkan dalam hidupmu, sekolah dimana? Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah? Besar nanti kamu mau kuliah di mana, sebutkan saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebutkan saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ratusan juta orang sedang melihatmu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu ..”

Zhang Da diam dan tidak menjawab apa-apa. Pembawa acara bertanya lagi padanya, “Sebut saja, mereka bisa membantumu.”
Beberapa saat Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar ia menjawab, “Aku mau ibu kembali. Ibu kembalilah ke rumah, aku bisa membantu ayah, aku bisa mencari makan sendiri. Ibu kembalilah!”

Semua yang hadir menitikkan air mata karena terharu, tak ada yang menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya.1000470_262163380589859_813149105_n

copy paste dari Facebook:https://www.facebook.com/johan.wahyudi.182?fref=ts

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s