Berapa sih gaji Guru di Jepang?

Celoteh malming:

Berapa sih gaji Guru di Jepang?

Saat sedang asyik-asyiknya “menyeruput” segelas teh hijau khas Jepang, seorang kolega menghampiriku. Dia baru saja lulus test guru Bahasa Inggris. Dan akan segera di tempatkan disebuah sekolah tahun pelajaran mendatang. Masih muda,dan umurnya sekitar 22 atau 23 tahunan. Bahkan dia belum lulus S1nya. Baru bulan Maret 2013 mendatang diwisuda. Kami kemudian memperbincangkan banyak hal. Kurikulum baru milik Jepang,maupun milik kita. Setelah ngobrol sana-sini, tiba-tiba keluarlah sebuah pertanyaan darinya.

“Heri sensei, berapa sih gaji guru di Indonesia? tanyanya penuh gairah. “Di Indonesia?berapa ya?” tanya saya padanya sambil mengingat-ngingat besaran gaji yang pernah saya terima sebelumnya.

“Begini ya, di Indonesia tuh ada berbagai macam status guru. Secara umum dikelompokkan menjadi dua. Begini penjelasannya, kategori pertama namanya guru negeri atau PNS. Yaitu mereka yang telah memiliki SK guru negeri dari pemerintah. Sedangkan kategori kedua adalah guru non PNS. Yang masuk kategori ini adalah guru wiyata atau Guru Tidak Tetap (GTT), guru swasta dan atau yayasan”, kataku menjelaskan padanya.
“So desu ka……” katanya sambil manggut-manggut. “Lalu besaran gajinya berapa dong?”,tanyanya lagi.

“Untuk guru PNS, sudah lebih dari cukup bahkan bisa dibilang sejahtera. kalau dikurskan ke dalam yen,sekitar 20.000 untuk S1 dan 0 tahun pengalamannya. Sedangkan untuk non PNS bervariasai sesuai kemampuan yayasan atau besarnya dana BOS/BOMM yang diterima sekolahnya. Bahkan banyak yang menggaji dibawah Rp. 500.000/bulan. Saya saja pernah digaji Rp. 12.500 sebulan,tapi itu sepuluh tahun yang lalu. Kalau sekarang paling rendah mungkin 10 x lipat dari gaji saya yang Rp.12.500 itu”,jawabku padanya.

“Taihen ne? katanya sambil menggaruk dan menggelengkan kepalanya. Sesaat kemudian gantian saya yang bertanya padanya. ”Kalau gaji pertamamu berapa?”. Dengan meyakinkan dia menjawab,sekitar 200.000 – 250.000 yen perbulan. Uang segitu kalau dirupiahkan -dengan kurs BNI Tokyo hari ini- akan sama dengan Rp. 25 – 30 juta perbulannya. “Sugoi na, ciamik banget ya gajinya” kataku sedikit surprise alias terkenyut.

To make this story short…………………..Tiba -tiba dia bertanya lagi.”Mengapa lulusan S1 mau digaji sangat rendah?”. “Itulah hebatnya orang Indonesia,bisa menerima segala jenis cobaan hidup dengan senang hati. Jangankan menerima gaji kecil, lah wong rumahnya roboh di terjang puting beliung dia masih tersenyum dan dada-dada saat kameramen TV yang meliputnya kok?”. “Dan itu tidak akan pernah dilakukan oleh bangsa anda,” kataku dengan mimik serius.”Kalau hal tersebut menimpamu, saya sedikit yakin kamunya akan harakiri…kataku guyon padanya.

Akhirnya kami sama-sama tertawa. Tak terasa coffe break acara pertemuan dengan guru-guru Jepang harus dimulai lagi. Kami menyegerahkan diri menuju meja masing-masing untuk mengikuti sesi berikutnya berjudul CPS (Classroom Practice Series). Sebuah sesi yang sangat menarik. Dimana saya pernah menjadi pembicaranya 4 bulan yang lalu.
Dan kali ini kami akan menyaksikan sebuah video. Tentang Seorang guru dari Kansai University JHS dan SHS dan kelasnya. Biasanya, setelah menyaksikan praktek pembelajaran di kelas semacam ini, kami ramai-ramai menyorotinya dari berbagai aspek pedagogis dan profesionalisme yang ditampakkannya. Tidak biasanya hari ini kami tidak menghadirkan si empunya kelas. Biasanya gurunya datang dan memberikan gambaran dan penjelasan tentang pengajaran di kelasnya. Kegiatan ini di jepang dikenal dengan nama kenkyuu jugyo. Di Indonesia di kenal dengan nama Lesson Study. Dan sayang, saya tidak bisa menceritakan pada anda tentang kegiatan ini. kapan-kapan ya?

Akhirnya, Jangan nilai gaji itu dari besarannya, tapi syukurilah,karena disitulah kita bisa menemukan betapa besar nikmat yang telah Ia berikan. Kebersyukuran itu akan menjadikan kita berkecukupan untuk membelanjakan sesuatunya. Sekali lagi, saya tetap bangga menjadi guru Indonesia. Seize the day.

One thought on “Berapa sih gaji Guru di Jepang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s