Denchi Ga Kireru Made

Inochi

“Inochi wa totemo taisetu da.

Ningen ga ikiru tame no denchi mitai da.

demo, denchi ha ituka kireru.

Inochi mo ituka naku naru.

denchi wa sugu ni torikaerareru kedo

inochi wa sou kantan ni torikaerarenai.

nannen mo nannen mo tuki hi ga tatte

yatto kamisama kara atarareru mono da

inochi ga nai to ningen wa ikirarenai.

demo inochi nanka iranai to itte

inochi wo muda ni suru hito mo iru.

mada takusan inochi ga tukaeru noni.

sonna hito wo miru to kanashikunaru.

inochi wa yasumu koto naku hataraite iru noni.

dakara watashi wa inochi ga tukareta to iu made

seiippai ikiyou”

Menyentuh sekali membaca pesan berjudul” Denchi ga Kireru Made” atau dalam Bahasa Inggrisnya “Until The Battery Runs Out.Pesan itu ditulis oleh MiyakoshYukina,seorang murid sekolah dasar di Jepang. Yukina lahir pada Bulan Fenruari tahun 1987. Terlahir sebagai pribadi yang ceria dan aktif. Sayangnya, pada umur 5 tahun, dokter memvonisnya menderita kanker. Hidupnya kemudian dihabiskan di rumah sakit.Menjalani serangkaian terapi yang sangat menyakitkan untuk anak seusianya.
Saat pertama kali berada di rumah sakit,Yukina merasa heran sekaligus takjub melihat keceriaan wajah-wajah anak-anak yang bernasib sama dengannya. Meski sedang sakit,tetapi mereka tetap tersenyum dan bahu membahu membantu sesamanya. Dia bertanya-tanya dalam hati,mengapa mereka begitu ceria dan bahagia?Didapatilah jawaban itu dari salah seorang orang tua teman sebangsalnya.”Mereka sedang menyemangati satu sama lain untuk tetap teguh dan kuat menjaga keinginannya untk sembuh dan sehat seperti sedia kala!” katanya.
Suatu hari saat Yukina lagi galau akan penyakitnya, seorang teman menggambarkan dia tokoh manga kesukaannya.Begitupun saat Yukina harus melakukan terapi yang menyakitkan,teman-temannya dating untuk meyakinkan bahwa Yukina akan baik-baik saja.Akhirnya Yukina memahami bahwa adalah sangat berharga untuk menyemangati dan membantu orang yang kesusahan. Lanjutkan membaca “Denchi Ga Kireru Made”

Iklan